9 Tips untuk Menjaga Kesehatan dan Daya Tahan Baterai Laptop

Tips menjaga kesehatan dan daya tahan baterai laptop. Pemakaian laptop tidaklah benar-benar hemat energi. Rata-rata, daya tahan baterai laptop mungkin hanya bertahan kurang dari 5 jam setelah terisi penuh, tergantung pada model dan penggunaannya.  

Tetapi itu bukan berarti Anda harus berhenti menggunakan laptop begitu saja. Dengan menggunakan 9 tips berikut ini,  

Anda dapat menjaga baterai laptop Anda lebih sehat dan memperpanjang penggunaannya dalam hitungan jam. 

9 Tips untuk Menjaga Kesehatan dan Daya Tahan Baterai Laptop

Dibawah ini adalah kesembilan tips yang bisa diaplikasian atau dicoba pada laptop kalian untuk menjaga dan meningkatkan performa baterai.

Baca Juga : 18 Langkah Paling Tepat Untuk Menangani Komputer dan Laptop Lemot

menjaga performa baterai laptop

source: unsplash.com

1. Matikan Laptop Anda Saat Tidak Digunakan 

Cara ini memang sangat umum, tetapi perlu diketahui karena hal ini dapat memperpanjang masa pakai baterai laptop Anda.  

Ketika Anda selesai menggunakan laptop itu, matikan saja. Dibandingkan membiarkan laptop terus menyala saat Anda tidak menggunakannya, cobalah untuk mematikannya sebisa mungkin.  

Ini akan mencegah laptop Anda menguras daya yang tidak perlu saat tidak digunakan. Ini juga akan mencegah kipas laptop Anda beroperasi terlalu berlebihan, sehingga bisa menyebabkan suara berisik. 

Saat laptop Anda tidak melakukan apa pun, kipasnya akan terus bekerja dengan kecepatan yang tinggi untuk memastikan laptop Anda tetap dingin.  

Daya ekstra yang diperlukan untuk melakukan ini pada akhirnya akan menguras baterai Anda.  

Dan jangan lupa untuk mematikan laptop Anda saat Anda naik pesawat terbang atau pergi ke tempat lain bila memang harus mematikan laptop tersebut.  

Dengan cara ini, laptop Anda tidak akan secara tidak sengaja dihidupkan, dan akan menguras baterai Anda dengan cepat. 

2. Gunakan Tema Gelap 

Bagi kebanyakan orang, semakin terang teks dalam sebuah halaman situs web, maka akan semakin mudah untuk dibaca.  

Namun, hal ini ternyata tidak selalu berlaku untuk semua situs web. Beberapa situs web, menggunakan tema yang lebih gelap di mana teksnya lebih sulit dibaca.  

Meskipun ini terlihat menarik secara visual, namun akan menguras baterai lebih cepat. Situs web seperti Facebook dan Twitter menggunakan tema gelap,  

yang menyebabkan laptop Anda bekerja lebih keras karena layar harus bekerja ekstra keras untuk menampilkan teks yang lebih terang pada latar belakang yang lebih gelap.  

Hal ini mungkin tidak berdampak besar saat Anda membaca postingan di Facebook, tetapi jika Anda sedang menulis esai atau artikel,  

ini dapat berdampak besar pada daya tahan baterai laptop Anda.  

3. Kurangi Kecerahan Layar 

Kecerahan layar adalah salah satu faktor utama yang menentukan seberapa cepat baterai laptop Anda akan terkuras.  

Semakin terang layar laptop, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk menyalakan layar. Dan jika Anda menggunakan laptop di ruangan yang cukup terang,  

Anda mungkin tidak perlu membuat layar Anda terlalu terang. Bahkan, Anda mungkin akan menurunkannya supaya tidak mengganggu mata Anda.  

Menurunkan kecerahan layar hingga sekitar 60% dapat membantu menghemat baterai laptop Anda.  

Jika Anda perlu melihat laptop Anda di ruangan yang remang-remang atau di luar ruangan, maka Anda dapat meningkatkan kembali kecerahan layar Anda. 

4. Nonaktifkan Animasi 

Animasi memang membantu, tetapi animasi dapat dengan cepat menguras baterai laptop Anda.  

Jika Anda sering menggunakan situs web yang memiliki animasi atau transisi tambahan yang menarik, Anda dapat menghemat banyak daya baterai dengan menonaktifkannya.  

Situs web seperti Gmail dan Google Chrome memiliki pengaturan di mana Anda dapat mematikan animasi yang tidak perlu.  

Anda juga bisa menemukan aplikasi pihak ketiga yang akan membantu Anda menonaktifkan animasi yang tidak perlu pada situs web yang sering Anda kunjungi.  

Ini juga dapat membantu Anda menghemat banyak waktu karena Anda tidak perlu menunggu animasi selesai berputar setiap kali Anda mengklik sesuatu. 

5. Matikan Bluetooth dan Wi-Fi 

Bluetooth dan Wi-Fi bisa sangat membantu ketika Anda ingin terhubung ke ponsel atau perangkat lain.  

Namun, fitur-fitur ini juga dapat menguras baterai laptop Anda tanpa Anda sadari. Misalnya, beberapa browser web secara otomatis terhubung ke internet melalui Wi-Fi atau Bluetooth.  

Fitur ini dapat sangat membantu jika Anda sering menggunakan laptop untuk melakukan pencarian dan berbelanja online, tetapi juga dapat menguras baterai Anda.  

Anda dapat mematikan Bluetooth dan Wi-Fi secara manual kapan pun Anda tidak menggunakannya. Ini akan membantu menghemat masa pakai baterai laptop Anda. 

6. Ubah pengaturan default baterai Anda 

Sebagian besar perangkat laptop dapat mati secara otomatis setelah jangka waktu tertentu, ada pengaturan di mana Anda dapat mengubah waktu ini. 

Anda dapat melakukan ini dengan mengklik “Battery” atau “Power” pada pengaturan di control panel laptop Anda. 

Setelah Anda mengklik pengaturan baterai, Anda dapat mengubah pengaturanya seperti “Matikan secara otomatis ketika 10 menit tidak ada aktifitas” maupun lainnya. 

7. Instal Aplikasi Hemat Baterai 

Anda juga dapat mencoba menginstal aplikasi hemat baterai. Aplikasi-aplikasi ini dapat membantu Anda menghemat masa pakai baterai secara otomatis dengan mengubah pengaturan pada laptop Anda seperti kecerahan layar dan Bluetooth. 

Anda dapat menemukan aplikasi seperti Laptop Battery Saver yang berfungsi untuk menghemat baterai hingga 40%. Aplikasi lainnya, seperti Battery Stretch dan Battery Life,  

memiliki jutaan unduhan dan ulasan positif, karena itu aplikasi-aplikasi ini layak dicoba. 

8. Matikan Sinkronisasi 

Beberapa aplikasi seperti Google Drive, Google Foto, dan Gmail secara otomatis menyinkronkan data di semua perangkat Anda. Ini bisa sangat membantu, tetapi juga dapat menguras baterai laptop Anda. 

Semakin banyak aplikasi yang telah Anda sinkronkan pada perangkat Anda, semakin banyak daya yang dibutuhkan untuk menjaga data Anda tetap sinkron.  

Anda bisa mematikan sinkronisasi kapan pun Anda tidak menggunakannya.  

Misalnya, jika Anda tidak memerlukan foto Anda untuk disinkronkan secara otomatis di seluruh perangkat, Anda dapat mematikannya.  

Ini akan membantu memperpanjang masa pakai baterai laptop Anda. 

9. Tutup Aplikasi yang Tidak Digunakan 

Jika Anda membuka beberapa aplikasi, dan Anda tidak selalu berpindah-pindah di antara aplikasi-aplikasi tersebut. Anda bisa menutup aplikasi yang tidak Anda gunakan.  

Ini akan membantu memperpanjang masa pakai baterai laptop Anda karena laptop Anda tidak perlu bekerja keras untuk menjaga aplikasi Anda tetap berjalan di latar belakang.  

Cukup klik “X” di sudut kanan atas aplikasi untuk menutupnya. Menutup semua aplikasi yang tidak Anda gunakan dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai laptop Anda untuk jangka waktu yang lebih lama. 

Kesimpulan 

Seperti yang Anda lihat, 9 tips untuk menjaga baterai laptop Anda lebih sehat ini dapat berdampak besar pada masa pakai baterai laptop Anda. 

Ketika Anda mengikuti tips ini, Anda akan merasakan baterai laptop Anda bertahan lebih lama dari sebelumnya.  

Jadi, cara diatas sangat sepadan sebagai upaya untuk memastikan baterai laptop Anda dalam kondisi paling sehat dan optimal.

Mungkin Anda juga menyukai