Duck DNS, Penyedia Layanan DNS Dinamis Gratis Berkualitas Tinggi

Duck DNS, Penyedia Layanan DNS Dinamis Gratis Berkualitas Tinggi. Duck DNS Penyedia layanan DNS dinamis gratis memudahkan siapapun mengarahkan lalu lintas pada salah satu subdomain mereka ke IP pilihan. 

DNS dinamis merupakan sebuah fungsionalitas yang memungkinkan kita terhindar dari masalah penggunaan alamat IP publik yang dinamis 

Apa itu DNS dinamis? 

DNS Dinamis (DDNS) adalah cara untuk memperbarui name server secara otomatis dalam Domain Name System (DNS), biasanya secara real time, dengan konfigurasi DDNS aktif dari hostname, alamat, atau informasi lain di dalamnya yang sudah dikonfigurasi. 

Layanan DDNS dirancang untuk mengubah alamat IP publik kita menjadi domain tertentu, perlu diingat bahwa alamat IP itu sulit diingat. 

Terdapat beberapa layanan DDNS (DNS dinamis) seperti Dyn, yang dulunya dikenal sebagai DynDNS, namun layanan ini berbayar, Salah satu yang cukup populer adalah No-IP, tetapi versi gratisnya sedikit merepotkan karena setiap sebulan sekali Anda harus mengkonfirmasi bahwa domain masih valid, jika tidak, maka domain tersebut akan dihapus. 

Baca juga : Apa Yang Dimaksud DNS, Fungsi, Contoh 18 DNS Gratis dan Cara Menggunakannya

Apa itu Duck DNS 

Duck DNS adalah layanan DDNS gratis yang berlaku untuk selamanya, artinya kita tidak perlu membuat akun gratis dengan karakteristik tertentu untuk menggunakan layanannya, yang harus dilakukan hanyalah mendaftar pada platform ini untuk mendaftarkan host Duck DNS yang kita inginkan, seperti “namaanda.duckdns.org” atau apa pun yang kita inginkan. 

Hal lain yang sangat menarik dari layanan DDNS ini adalah kompatibel dengan sistem operasi apa pun , ini memungkinkan kita untuk menginstalnya di perangkat Windows, Linux atau macOS, dan pengoperasiannya juga sangat sederhana, 

duck dns install

Layanan ini juga kompatibel dengan sebagian besar router di pasaran Anda hanya perlu membuat permintaan melalui HTTP atau HTTPS dengan sintaks seperti berikut:  

https://www.duckdns.org/update?domains={YOURVALUE}&token={YOURVALUE}[&ip={YOURVALUE}][&ipv6={YOURVALUE}][&verbose=true][&clear=true] 

di URL tersebut, hal yang harus kita lakukan adalah memasukkan domain yang kita pilih dan token yang diberikan layanan ini kepada kita. Jika kita tidak memasukkan alamat IP, maka alamat IP akan secara otomatis dideteksi dan dimasukkan tanpa perlu melakukan apa-apa (ini hanya berfungsi untuk jaringan IPv4, tidak berfungsi untuk jaringan IPv6).

Jika kita memiliki beberapa domain, kita dapat memperbarui semuanya secara bersamaan dengan meletakkan domain dan dipisahkan menggunakan tanda koma. 

Ini juga mendukung sintaks seperti berikut ini, jika router DDNS Anda tidak mendukung GET request yang kompleks: 

https://duckdns.org/update/domainanda/tokenanda/ipaddress 

Aspek lain yang sangat menarik adalah adanya tab instalasi di mana tim DuckDNS telah membuat tutorial untuk menggunakan layanan mereka dengan sistem operasi dan router yang berbeda, dengan demikian, kita dapat memilih sistem operasi serta router yang kita gunakan,

kemudian memulai instalasi pada perangkat kita. Hal penting lainnya adalah bahwa DuckDNS secara native mendukung klien DynDNS apapun, artinya jika router kita mendukung layanan DynDNS, dipastikan bahwa DuckDNS juga berfungsi dengan baik. 

Cara Membuat Host DNS Dinamis dengan DUCK DNS 

Membuat host atau domain baru di DuckDNS sangat mudah. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah masuk ke situs webnya melalui Twitter, GitGub, atau Google. Setelah berhasil masuk, akan terlihat akun kita. 

Duck DNS akan memberi kita token untuk membedakan kita secara internal dari pengguna lain, bahkan akan menunjukkan kapan token tersebut dibuat. 

Setelah berada di menu utama, kita perlu memasukkan subdomain dimana tertulis ” sub domain “, nantinya ini akan menjadi subdomain yang bisa kita gunakan, 

Setelah kita memasukkan subdomain, klik ” Add domain “, lihat gambar berikut untuk referensi:  

duck dns informasi

Kita dapat menggunakan domain yang baru dibuat dan kita juga dapat menghapus domain yang baru saja kita buat dengan mengklik tombol “Delete domain”. 

Jika kita ingin mengubah alamat IP secara manual melalui web, kita hanya perlu mengisi bagian IP kemudian klik “Update IP” dan domain akan secara otomatis diarahkan kepada kita. 

Setelah berhasil dibuat, kita bisa mengintegrasikannya dengan sistem operasi yang kita inginkan. Hal terpenting adalah meggunakan subdomain yang dibuat dan token, kedua parameter ini penting untuk memperbarui alamat IP dengan benar.

Kita juga harus memastikan bahwa ada Docker yang memungkinkan kita untuk mengkonfigurasi klien DDNS di komputer kita, baik itu Windows, Linux atau macOS, idealnya jika kita memiliki virtualisasi kontainer yang berbeda sehingga kita bisa menambahkannya dengan lebih mudah dan cepat. 

Mungkin Anda juga menyukai